Komentar Anda

Lihat Komentar

Joey Sultan Sagang : I am so proud that Sagang in Indonesia is a Magazine while here in the Philippines it is our Family
admin : terimakasih kepada saudara musa ismail. sebelumnya kami mohon maaf,edisi tahun 2010 pada website ha
musa ismail : Majalah Sagang Elektronik sungguh bagus, kreatif, dan memikat. Semoga majalah ini menjadi acuan sast
arnita : go international
arnita : i like all of people read sagang to know how much culture in Indonesia in cluding riau
+ Isi Komentar
Pengunjung Online :2
Hari ini :33
Kemarin :28
Minggu ini :186
Bulan Kemarin : 600
Total 15485 Pengunjung
sejak 24 Februari 2011 sampai 20 Mei 2012
Judul : Krisis Sastra Riau
ISBN : 979-168-483-9
Tahun Terbit : November 2007
Halaman : 291
Jenis Cover : -
Penulis : Hary B Kori’un
Penerbit : -
Teks Bahasa : Indonesia
Kategori : Esai

Buku krisis Sastra Riau ini merupakan esai pilihan sagang Riau Pos 2007. Buku ini menceritakan  Problematika Sastra Riau, di dalamnya terdapat lima bagian. Bagian pertama adalah Problematika Sastra, bagian kedua Krisis Kritik Sastra Riau, Bagian ketiga Mencari Celah di Jalan Buntu, bagian keempat Belajar dari Keteladanan, bagian kelima Membaca Karya, Memahami Makna.

Pada bagian pertama diantaranya terdapat Krisis Sastra, Ellyzan Katan (Anarkisme Budaya), Hary B Kori’un (Masih Pentingkah Lembaga Kesenian bagi Pelaku Seni), Arman Rambah (Impian Kemarau), Musa ismail (Mengalami Sastra Riau), Marhalim Zaini (Seniman yang Tebelenggu), M Badri (Antara Mobilisasi Karya dan Mobilisasi Massa).

Bagia kedua terdapat Krisis Sastra, Muhammad Amin (Hantu itu Bernama Kritik), Ellyzan Katan (Tentang Sastra dan Kritikus Sastra di Riau).

Bagian ketiga diantaranya terdapat Krisis Sastra, Fakhrunnas MA Jabbar (Rumah Kebudayaan Berpintu dan Tingkap Terbuka), Joni Lis Effendi (Mencatat Semangat dari Anugrah Sagang), Armand Rambah (Satu Bumi Seribu Bunyi), Wannofri Samry (Memetakan Perempuan Pengarang Sumatera.

Bagian keempat diantaranya terdapat Krisis Sastra Abel Tasman (Detektif Pencubit Urat Gelak), Maman S Mahayana (Ensklopedia Melayu: Tenas Effendy), Elmustian Rahman (BM Syamsuddin: Bahasa, Kampung Halaman yang Gagah, Erotis, Keberanian Melawan Nestapa).

Bagian kelima diantaranya terdapat Krisis Sastra, UU Hamidy (Cinta dalam Perangkap Kekuasaan), Eko Sugiarto (Kasih tak Teralai: Egalitarianisme Seorang Soeman Hs), Bersihar Lubis (Tiada Maaf untuk Masa Silam), Griven H Putera ( Sketsa Pelangi Sastra Riau Terkini).

Share This.. | Content Hits : 583