Komentar Anda

Lihat Komentar

Joey Sultan Sagang : I am so proud that Sagang in Indonesia is a Magazine while here in the Philippines it is our Family
admin : terimakasih kepada saudara musa ismail. sebelumnya kami mohon maaf,edisi tahun 2010 pada website ha
musa ismail : Majalah Sagang Elektronik sungguh bagus, kreatif, dan memikat. Semoga majalah ini menjadi acuan sast
arnita : go international
arnita : i like all of people read sagang to know how much culture in Indonesia in cluding riau
+ Isi Komentar
Pengunjung Online :1
Hari ini :28
Kemarin :39
Minggu ini :164
Bulan Kemarin : 903
Total 12648 Pengunjung
sejak 24 Februari 2011 sampai 23 Februari 2012
MAJALAH SAGANG EDISI : 160 | JANUARI | XIV
PENGANTAR REDAKSI
Vox populi, vox dei Vox populi, vox dei, berasal dari bahasa Latin, suara rakyat, suara Tuhan; sebuah pepatah lama; pada mulanya sehelai surat dari Alcuin untuk Charlemagne tahun 798. “Nec audiendi qui solent dicere, Vox populi, vox Dei, quum tumultuositas vulgi semper insaniae proxima sit”.Kalimat pepatah “Suara rakyat, suara Tuhan” ini sering didengungkan dimana-mana, oleh seseorang, siapa saja, terutama para politisi kita (baca: Indonesia), bahkan rakyat jelata pun ikut meneriakkan kalimat ini, seakan-akan kalimat ini suatu kalimat “suci” yang tidak perlu dibantah lagi.
MAJALAH SAGANG EDISI : 159 | DESEMBER | XIV
PENGANTAR REDAKSI
Orasi Budaya Hasan Junus   PADA penghujung tahun 2011 ini, majalah Budaya Sagang mengetengahkan paparan tulisan Hasan Junus yang berjudul Orasi Budaya, yang pernah dibacakannya pada 26 Desember 2007 di Teater Arena Komplek Dang Merdu (sekarang sudah “almarhum”), yang merupakan awal-mula cikal-bakal dari laman tempat bermain para seniman Dewan Kesenian Riau, yang kemudian pindah ke Komplek Bandar Serai @ Purna MTQ Pekanbaru. Seyogianyalah tulisan ini masih relevan dan dapat menjadi bacaan ketika penghujung tahun akan berakhir. (Redaksi).  
MAJALAH SAGANG EDISI : 158 | NOVEMBER | 2011
PENGANTAR REDAKSI
Teringat Idrus Tintin 1932-2003 Malam, 10 November 2011, selasar Anjung Seni Idrus Tintin, kesaksian dan airmata jatuh dalam baris-baris puisi yang dibacakan sahabat-sahabatnya: Rida K Liamsi, Armawi KH, H Syafruddin Saleh Sungai Gergaji, Taufik Ikram Jamil, Murparsaulian, Syaukani al-Karim, Parlindungan, Kunni Masrohanti, Herman Rante, Herman Maskar, Tien Marni, Fedly, Budi Utami, Temul Amsal, Kazzaini KS, Taufik Effendi Aria, Aris Abeba; dan li-nangan airmata merebak ke dalam lagu Bung di Mana, Selamat Tinggal Bungaku, lagu kegemarannya, yang dinyanyikan oleh Rizki, Pebgo, dan Al azhar (penaja acara) bersama Bandar Serai Orchestra (BSO).  
MAJALAH SAGANG EDISI : 157 | OKTOBER | XIV
PENGANTAR REDAKSI
 “Sound of Asia”  Jumpa Penyair Asean-Korea BURUNG-BURUNG di dunia berkumpul untuk memutuskan siapa yang menjadi raja mereka, Yang paling bijaksana di antara mereka semua menunjukkan bahwa mereka harus menemukan Simorgh yang ter-kenal, burung mitos Persia. Sebuah alegori dari pencaharian Tuhan (The Simorgh). Ketika tiga-puluh burung akhirnya mencapai tempat tinggal Simorgh, mereka me-nemukan sebuah danau, dan para burung itu melihat refleksi dari diri mereka sendiri. (4500 baris buku puisi Farid ud-Din Attar. Musyawarah Burung; Mantiqu ‘t-Tayr, 1177)
MAJALAH SAGANG EDISI : 156 | SEPTEMBER | XIII
PENGANTAR REDAKSI
(K)Etika Berbicara Musik PANDANGAN tentang musik dan segenap kegunaannya dalam kehidupan manusia, membawa berbagai fenomena di percaturan musik. Perlakuan terhadap musikpun seakan-akan melebihi dari esensi musik itu sendiri.
MAJALAH SAGANG EDISI : 155 | AGUSTUS | XIII
PENGANTAR REDAKSI
Cerita “Cerita tak pernah tamat”, kata WillDerks. Mari kita buat cerita, tak perdulidari seni apa saja, yang jelas dari seni yangmasing-masing kita ketahui!
MAJALAH SAGANG EDISI : 154 | JULI | XIII
PENGANTAR REDAKSI
AMOUR   Pahlawan kami adalah orang yang agak signifikan. Tapi satu malam yang naas pria ini tak terlihat secara sosial menemukan bahwa ia bisa berjalan menembus dinding. Hal ini memungkinkan dia untuk meneror bos jahat barunya; memberikan uang, roti, dan perhiasan untuk kaum borjuis layak, dan menang atas Isabelle yang cantik, tawanan pernikahan yang bahagia untuk yang jahat, seperti Javaert, jaksa semua latar belakang Montmartre.
Jumlah Konten : 16 Item Konten
Hal: 1 | 2 | 3 |